cute

cute

Sabtu, 30 November 2013

Resensi Novel



Identitas Buku
·         Judul: Sunshine Becomes You
·         Pengarang: Ilana Tan
·         Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
·         Tahun terbit: Januari 2012
·         Tebal halaman: 432 halaman
·         ISBN: 978-979-22-7813-2
·         Harga: 55000          

Tema: bertemakan tentang romansa percintaan

Sinopsis:
Alex Hirano keturunan Jepang yang lahir dan besar di Amerika Serikat adalah seorang pianis terkenal. Adiknya bernama Ray bekerja di sebuah studio tari, pada awalnya menyukai teman wanita di studio tari tempat ia bekerja. Mia Clark seorang penari kontemporer. Alex Hirano mengalami sebuah musibah yang tanpa sengaja dilakukan Mia Clark dan membuat tangan Alex Hirano patah. Akibatnya selama tiga bulan tangan Alex Hirano mengalami cedera dan proses pemulihan. Pada masa pemulihan tersebut yang membuat Mia Clark dan Alex Hirano menjadi dekat dan akhirnya jatuh cinta. Alex Hirano dan Ray pun saling berusaha memperebutkan hati Mia Clark. Alex Hirano yang awalnya menganggap Mia Clark adalah malaikat kegelapan yang membuatnya cacat. Mia Clark awalnya sangat takut menatap mata Alex Hirano yang menatapnya dengan tajam dan dingin. Namun terdapat rahasia yang disimpan oleh Mia Clark dan membuat akhir cerita dari novel ini menjadi sangat sendu.

Kekurangan dan kelebihan:
Kelebihan:
·         Menurut saya, novel ini isi ceritanya begitu ringan karena didalamnya diceritakan kisah seputar keseharian mereka.
·         Saya pernah membaca novel lain dari tetralogi 4 musim milik Ilana Tan, dan dari alur ceritanya tidak dapat mudah ditebak sehingga penuh dengan kejutan
·         Novel inipun ceritanya terdapat unsur romantic yang cocok untuk para kaum remaja dan muda/i
·         Dalam cerita ini penulis menggunakan sudut pandang orang pertama untuk dua tokoh utama sekaligus. Jadi pemaparan tentang perasaan dari dua tokoh utama tergambar jelas.


Kekurangan:
·         Kekurangan dari cerita ini, ending cerita yang membuat kisah ini menjadi sedih.


Jumat, 29 November 2013

                                                         Yang Terbaik

     Kini hari telah berganti menjadi tahun
     Dan angin telah lama berhembus jauh
     Namun aku masih disini
     Dengan segala perasaan hampa
     Dengan semua ketidakpastian tak kunjung berubah
     Tapi taukah engkau?
     Aku yang selalu membanggakanmu
     Slalu membuat pikiran palsu 
     Atas ciptaanku sendiri akan engkau
     Yang mungkin sudah menganggap lalu 
     Semua yang terjadi di antara kita      
     Semua memang terasa menyakitkan 
     Ketika kusadari bahwa aku yang harus
     Dan selalu berjuang sendiri
     Untuk melupakan segala yang telah kau buat untukku
     Meskipun itu mungkin tidak berarti bagimu
     Aku memang terlalu lemah 
     Untuk melupakanmu
     Mungkin juga karna perasaaan yang kupunya untukmu
     Terlalu melewati batas
     Aku ingin kau tau, 
     Bahwa untukku engkaulah yang terbaik
     Dan mungkin akan selalu menjadi seperti itu
     Sampai pada akhirnya
     Aku dipertemukan dengan seseorang
     Yang jauh lebih baik darimu
     Hubungan ini memang tidak terpikat oleh status
     Tapi aku tau,
     Bahwa cinta tidak harus memiliki
     Cinta juga terasa indah 
     Dengan berbagi duniaku denganmu

 Love is Cinta

Aku mempercayaimu meskipun dengan semua keraguan di dalam hatiku.  

Aku mempercayaimu meskipun dengan tanda tanya di dalam hatiku. 

Aku mempercayaimu meskipun aku sendiri lah yang akhirnya harus ada di dalam kebimbangan. 

Kepastiaanmu yang semu membuat aku harus mencari jawaban sendiri atas pertanyaan yang aku cari. 

Semua yang terjadi mengisahkan teka - teki akan dirimu padaku. 

Dirimu yang pernah hadir di dalam kehidupanku, membuat langkah hari - hariku menjadi lebih ringan.

Dirimu yang menyenangkan, dirimu yang menenangkan, dirimu yang bersahaja, membuat aku merasa bahwa engkau layak untuk aku kenang dan aku rindukan. 

Namun menjadikanmu seseorang yang berarti, adalah pilihanku.  

I miss u

Sweet Memory in Senior High School.

  Masa -  masa SMA adalah masa yang sangat menyenangkan, karena semua terasa indah bahkan dalam saat – saat yang mendebarkan ketika mengikuti ujian akhir. Suasana kekeluargaan begitu terasa saat saya menjadi anggota dari kelas IPS 2 pada angkatan III di SMA Mardi Waluya. Saat memasuki kelas XI, pembagian jurusan antara IPA dan IPS akhirnya saya menjadi anggota di kelas XI IPS 2 yang beranggotakan 30 siswa. Suasana masih terasa begitu asing dan dibutuhkan pengenalan yang lebih diantara satu dengan yang lainnya. Di kelas saya saat itu hanya terdiri dari 8 siswa perempuan. Jadi ketika jam pelajaran Olahraga, kami berdelapan sering meluangkan waktu untuk bersama. Meski awalnya masih suka berkelompok antara satu dan lainnya. Namun karena waktu berjumpa dalam sehari tujuh setengah jam, maka interaksi kami pun semakin intens dan menimbulkan kekompakkan. Namun pada saat kelas XII, jumlah siswa di kelas saya menjadi 26 dan jumlah siswa perempuan hanya 6 orang. Dengan jumlah yang sangat sedikit, maka kami para siswa perempuan menjadi merasa lebih terjaga karna kami memiliki 20 teman laki- laki yang terasa seperti kakak untuk kami. Jika salah satu dari kami siswa perempuan mempunyai masalah, maka teman – teman sekelas akan mendukung dan turut membantu. Masalah satu orang, menjadi masalah bersama dan akan dicarikan jalan untuk menyelesaikan masalah tersebut.  Begitu juga dalam hal akademis, kami saling membantu satu sama lain. Meski persaingan diantara satu dengan yang lain juga tetap ada, namun pada akhirnya kami mempunyai moto: masuk bersama – sama maka keluar pun harus bersama – sama. Maka kami bersama – sama belajar dengan keras untuk kelulusan. Kekompakkan begitu terasa saat – saat menjelang ujian akhir. Jam belajar pun ditambahkan di pagi hari, maka kami pun menjadi lebih intensif di dalam belajar untuk menunjang persiapan kami dalam mengikuti ujian akhir. Setelah serangkaian ujian telah dilaksanakan, kami pun sering menghabiskan waktu bersama – sama. Semua menjadi terasa begitu cepat hingga pada akhirnya kami sampai pada waktu pengumuman kelulusan. Kami semua yang menjadi angkatan ke – III menjadi bangga setelah menerima hasil bahwa kami semua lulus 100%. Semua itu menjadi terasa mengharukan karena kami menyadari bahwa setiap ada pertemuan aka nada perpisahan, begitu juga dengan kami. Kami yang telah banyak menghabiskan waktu di kelas yang sama dengan suasana yang menyenangkan selama 2 tahun berturut – berturut akhirnya ada di penghujung waktu untuk meneruskan study ditempat yang berbeda – beda. Dalam awal – awal perpisahan kami, kami sering mengadakan pertemuan untuk berkumpul. Dan saat kami berkumpul, masing – masing dari kami menceritakan pengalaman dan kejadian – kejadian kami yang baru di tempat yang baru juga. Namun ada juga beberapa teman kami yang tidak langsung melanjutkan kuliah, namun kami semua saling mendukung satu dengan yang lainnya. Kami pun berharap agar kekompakkan kami bisa terus terjalin sampai kapanpun dan kami pun juga berharap agar kami semua dapat sukses dengan jalan kami masing – masing  Keep compact, and God bless !!
My Lovely Brother
Kau kini yang telah jauh pergi,
Pergi menuju tempat kemuliaan yang abadi
Meninggalkan segala keinginanku
Yang mungkin kau tak tau
Aku yang merasakan kehilangan akan dirimu,
Kulalui hari – hari ku yang terasa berat karena kepergianmu
Merasa diri paling tidak beruntung
Karena harus kehilangan kesempatan untuk dapat bersama
Meskipun hanya untuk sedikit waktu
Kini, entah sampai kapan aku harus menunggu
Untuk dapat berjumpa kembali denganmu
Sampai waktunya nanti ‘kan tiba
Aku yang merindukanmu, selalu mendoakanmu
Bersama semua orang yang menyayangimu

Artikel

Meet Pleasure
  
Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi dan tujuan wisata terbagi atas beberapa kawasan terintegrasi  yang mengakomodasi berbagai aktivitas seperti bisnis, hiburan, rekreasi, olahraga, dan lainnya. Kawasan – kawasan ini terletak hamper merata di seluruh wilayah kota. 
 
Kawasan Segi Tiga Emas
Kawasan Segitiga Emas merupakan jantung dari dinamika kota Jakarta. Kawasan ini telah memposisikan diri menjadi sebuah distrik bisnis paling terkemuka di Jakarta bahkan di Indonesia. Daerah ini dibentuk oleh tiga jalan utama yang membentuk Segitiga Emas, yaitu Jl. Jend. Sudirman, Jl. Jend. Gatot Subroto, Jl. Rasuna Said/Kuningan.
Jalan Jenderal Sudirman yang merupakan salah satu jalan utama Jakarta, dipadati oleh bangunan perkantoran seperti halnya Jalan Gatot Subroto. Namun dengan kehadiran Semanggi Central Bussiness District (SCBD) membuat wilayah ini menjadi salah satu kawasan terintegrasi di kawasan Segitiga Emas. Di wilayah ini anda dapat menemukan Hotel Mewah Ritz Carlton, Mall kelas atas Pacific Place, pusat – pusat perbelanjaan dan jajanan kecil di sekitar SCBD, serta Plaza Semanggi.
Beralih ke wilayah Kuningan, pengembangan kawasan sepanjang koridor Jalan Prof. Dr. Satrio diarahkan pada sebuah konsep shoping belt. Dari segi lokasi, Jalan Prof. Dr. Satrio memang sangat strategis dan sejak lama dikenal sebagai “kawasan internasional”dengan hadirnya sejumlah kantor kedutaan dan hotel kelas dunia seperti Manhattan. Di wilayah ini banyak terdapat Apartement dari kelas menengah hingga atas, Mall Ambassador, ITC Kuningan, Tempat Hiburan Bellagio, dan lainnya.
 
Kawasan Pusat Kota

Sesuai dengan penamaannya, Pusat Kota Jakarta adalah pusat dari segala aktivitas, terutama kegiatan administrasi pemerintah kota, bahkan Indonesia. Di kawasan inilah terletak Istana Kepresidenan, kantor – kantor pusat pemerintahan, Kedutaan – kedutaan Besar Negara Asing, Kantor Pusat beberapa perusahaan Internasional maupun Multinasional, serta kawasan elit Menteng. Di kawasan ini anda dapat mengunjungi Monumen Nasional yang merupakan salah satu simbol Negara Indonesia, Museum Nasional atau Museum Gajah, Pusat Perbelanjaan Grosir Tanah Abang, Pusat Perbelanjaan dan Jajanan Sarinah, Hotel Sari Pan Pacific, Grand Indonesia Kempinsky, Mandarin Oriental, hingga Mall terbesar di Asia Tenggara yaitu Mall of Indonesia.
 
Kawasan Kemang
 
Kawasan ini terletak diantara Kebayoran Baru dan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Dulu, kawasan yang terletak dilokasi strategis ini banyak dihuni oleh ekspatriat. Seiring perkembangan waktu dank arena semakin banyak orang asing yang memilih bermukim di kawasan ini, menjadikan Kemang sebagai salah satu kawasan wisata malam ibu kota. Anda bisa melihat gemerlap kehidupan malam yang berlangsung setiap hari. Sepanjang jalan di Kemang dengan mudah anda dapatkan kafe, restaurant, hotel dan night club. Tercatat ada lebih dari 50 kafe telah hadir di kawasan yang di zaman dulu banyak dihuni oleh masyarakat etnis Betawi ini. Kafe – kafe tersebut berjejer di sepanjang jalan Kemang Raya hingga jalan Ampera Raya. Satu kesamaan yang paling signifikan diantara kafe – kafe tersebut adalah suguhan musik hidup alias live music untuk menarik minat banyak pengunjung.